Dok: Istimewa.
Jakarta – Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga keuangan dalam menghadirkan kebijakan pembiayaan perumahan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Direktur Utama Revino Pepah di Kantor Bank SulutGo, yang membahas berbagai dinamika penyaluran FLPP di Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Heru tidak hanya memaparkan potensi besar penyaluran FLPP, tetapi juga menyerap berbagai masukan dari mitra daerah terkait kendala yang dihadapi di lapangan.
Direktur Utama Bank SulutGo, Revino Pepah, menyambut baik upaya BP Tapera dalam memperkuat sinergi dengan perbankan daerah. Ia bahkan menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung program perumahan nasional.
โSebagai bentuk dukungan, kami juga memberikan kemudahan bagi seluruh pegawai Bank SulutGo untuk mengakses program FLPP. Kami mendorong kepemilikan rumah sebagai kebutuhan primer yang harus diprioritaskan,โ ungkap Revino.
Namun demikian, ia juga mengungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam implementasi FLPP di daerah. Di antaranya adalah keterbatasan infrastruktur, kemampuan pengembang, harga tanah yang terus meningkat, hingga kemampuan calon debitur.
Selain itu, persoalan skema asuransi dalam program rumah subsidi juga menjadi perhatian.
โKami berharap pemerintah dapat membuka ruang diskusi dengan para penyedia asuransi untuk merumuskan skema yang lebih sesuai bagi rumah subsidi,โ tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Heru menegaskan bahwa seluruh masukan dari daerah akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan ke depan.
โApa yang kami dapatkan dari diskusi ini akan kami sampaikan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai bahan perumusan kebijakan yang lebih pro rakyat,โ ujarnya.
Ia menekankan bahwa BP Tapera berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi nyata dalam mengatasi backlog perumahan nasional, sekaligus memastikan masyarakat berpenghasilan rendah dapat mengakses hunian yang layak dan terjangkau.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lapangan, BP Tapera optimistis program FLPP dapat semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
