Kanit Jakarta Selatan, AKP Kharisma Arbita Bangsa, S.I.K., M.Si. (tengah). Dok: Istimewa.
Jakarta – Kepala Unita Samsat Jakarta Selatan, AKP Kharisma Arbita Bangsa, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas pungutan liar (pungli).
Sejak resmi menjabat dua minggu lalu, ia langsung melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan pengawasan internal di lingkungan Samsat Jakarta Selatan.
Langkah evaluasi tersebut mencakup peningkatan pengawasan terhadap praktik pelayanan tatap muka, penerapan sistem antrean satu pintu, serta penguatan pengawasan terhadap potensi praktik percaloan. AKP Kharisma menegaskan bahwa seluruh petugas diwajibkan menjaga profesionalitas dan tidak melakukan tindakan di luar ketentuan resmi.
Menurutnya, pelayanan di Samsat Jakarta Selatan kini diarahkan agar seluruh proses berjalan terbuka dan terukur. Ia menyebut, pengawasan internal dilakukan secara rutin melalui apel pagi dan pengarahan mingguan untuk memastikan kedisiplinan personel.
โKami ingin memastikan masyarakat yang datang ke Samsat merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan sesuai prosedur tanpa ada pungli,โ ujarnya dalam keterangan resminya.
Selain pembenahan internal, AKP Kharisma juga memperkuat sistem kanal pengaduan masyarakat. Samsat Jakarta Selatan kini memiliki hotline aktif di nomor 0857-1356-3565 yang bisa dihubungi selama jam kerja. Nomor pengaduan tersebut telah dipasang di seluruh area pelayanan, dan setiap laporan akan diteruskan ke tim pengawasan internal untuk ditindaklanjuti.
โIdentitas pelapor kami lindungi sepenuhnya. Masyarakat tidak perlu khawatir untuk melapor jika menemukan indikasi penyimpangan di lapangan,โ tegasnya.
Langkah lain yang sedang diterapkan yaitu optimalisasi sistem digital pelayanan. Proses antrean kini dilakukan secara terpusat dengan sistem first in, first out, serta pengisian formulir digital untuk mempercepat pelayanan administrasi. Semua data wajib pajak terhubung dengan sistem daring agar bisa diverifikasi secara langsung tanpa proses manual yang berulang.
Baca juga: KPK Geledah 6 Lokasi di Ponorogo, Ungkap Dugaan Suap Jabatan dan Proyek Pengadaan
Samsat Jakarta Selatan juga terus memperluas akses pelayanan dengan membuka enam gerai pelayanan di berbagai titik strategis, seperti ITC Kuningan, Blok M, Gandaria City, Cipulir, dan Kecamatan Pasar Minggu. Gerai-gerai tersebut berfungsi melayani pengesahan STNK tahunan, perpanjangan lima tahunan, serta pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Dalam hal pengawasan, AKP Kharisma menyebut telah membentuk tim khusus untuk menelusuri laporan masyarakat yang berkaitan dengan dugaan pembayaran tanpa bukti atau tindakan tidak sesuai ketentuan. Setiap temuan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan Propam dan Propolda.
Di sisi lain, AKP Kharisma juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga integritas pelayanan publik. Ia berencana menjalin komunikasi yang lebih terbuka dengan media dan komunitas masyarakat untuk mendukung transparansi pelayanan.
โReformasi pelayanan publik di Samsat harus menyentuh tiga aspek utama: bersih, cepat, dan humanis. Kami ingin masyarakat merasakan perubahan nyata bahwa urusan di Samsat kini bisa dilakukan dengan mudah, aman, dan tanpa pungli,โ ujarnya.
Sejak kepemimpinannya dimulai, belum ada laporan resmi terkait praktik pungli di lingkungan Samsat Jakarta Selatan. Namun, pihaknya memastikan pengawasan tetap diperketat untuk mencegah potensi pelanggaran di masa mendatang.
Dengan langkah reformasi yang dijalankan, AKP Kharisma Arbita Bangsa berharap Samsat Jakarta Selatan dapat menjadi contoh pelayanan publik yang transparan dan berintegritas di wilayah DKI Jakarta.
