Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena
Jakarta – Solidaritas untuk masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi terus mengalir dari berbagai daerah. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan makanan siap saji berupa 6,6 ton rendang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menerima bantuan tersebut secara simbolis di Bandara Frans Seda, Maumere, Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut terdiri dari 3,6 ton rendang dari masyarakat Minang melalui Gebu Minang dan 3 ton dari Partai Hanura. Bantuan selanjutnya akan segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak, khususnya warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Melki menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Minang, Gebu Minang, Partai Hanura, serta seluruh pihak yang terus menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat NTT.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar makanan, tetapi menjadi simbol persaudaraan dan kepedulian antarsesama anak bangsa di tengah situasi bencana.
“Bagi saya, bantuan ini bukan sekadar makanan. Ini adalah wujud nyata persaudaraan dan kepedulian antarsesama anak bangsa,” ujar Melki.
Ia menilai bantuan rendang sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus asupan bergizi masyarakat selama masa tanggap darurat, terutama bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Melki juga mengapresiasi kepedulian masyarakat Minang yang memiliki pengalaman menghadapi bencana gempa besar. Pengalaman tersebut, menurutnya, turut mendorong rasa empati untuk membantu saudara-saudara di Flores yang kini menghadapi masa sulit.
Solidaritas Jadi Kekuatan Masyarakat Flores
Melki mengatakan solidaritas yang terus berdatangan dari berbagai daerah menjadi kekuatan bagi masyarakat NTT untuk menghadapi masa pemulihan pascagempa.
Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, TNI-Polri, relawan, dan seluruh pihak terkait akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi selama masa tanggap darurat.
“Dalam situasi bencana seperti ini, kehadiran, kepedulian, dan gotong royong adalah kekuatan kita untuk bangkit bersama,” katanya.
Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus bergandengan tangan membantu masyarakat Flores.
Bagi Melki, bantuan yang datang dari berbagai penjuru Indonesia menjadi bukti kuatnya persaudaraan dan gotong royong masyarakat Indonesia dalam menghadapi bencana.
Di tengah kondisi sulit, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menguatkan semangat masyarakat Flores untuk bangkit bersama.
