Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroh. Dok: Istimewa.
Jakarta – Semangat percepatan penyediaan hunian layak kembali digaungkan. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menunjukkan optimisme tinggi dalam mencapai target pembangunan 350.000 rumah subsidi tahun 2026, yang salah satunya ditandai melalui launching Perumahan Pesona Kahuripan 12 di Cileungsi, Bogor.
Momentum ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Akad Kredit Massal dan survei serentak terhadap 1.000 calon penerima manfaat. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, mencerminkan tingginya kebutuhan hunian terjangkau di tengah tantangan backlog perumahan nasional.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menjawab ketimpangan antara permintaan dan ketersediaan rumah.
“Data SIKASEP menunjukkan demand sangat tinggi, sementara supply masih terus dikejar. Namun dengan sinergi seluruh stakeholder, kami optimistis target 350.000 unit dapat tercapai,” ujar Heru dengan penuh keyakinan.
Tak hanya fokus pada kuantitas, BP Tapera juga terus memperluas akses pembiayaan. Kini, program KPR subsidi tidak lagi terbatas pada pekerja formal, tetapi mulai menjangkau sektor informal, termasuk asisten rumah tangga.
Langkah progresif lainnya adalah penyiapan skema pembiayaan dengan tenor hingga 30 tahun, yang diharapkan mampu meringankan beban cicilan sekaligus membuka peluang kepemilikan rumah bagi lebih banyak masyarakat.
Dukungan juga datang dari sektor perbankan. Bank BTN sebagai mitra strategis menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembiayaan perumahan nasional, termasuk mendorong inovasi sistem housing queue untuk meningkatkan efisiensi penyaluran KPR.
Sementara itu, Bupati Majalengka Erman Suherman menyoroti kontribusi daerahnya dalam mendukung pembangunan rumah subsidi melalui penyediaan material berkualitas, seperti genteng yang kini menjadi standar nasional.
Pengembangan Pesona Kahuripan sendiri mendapat apresiasi atas konsistensi kualitas dan skalanya yang terus berkembang, dengan total 17 kawasan perumahan dalam satu kawasan besar.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis pemotongan pita, menandai peluncuran Pesona Kahuripan 12 sebagai bagian dari upaya nyata menghadirkan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
