Dok: Istimewa.
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas ekosistem bisnisnya agar semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Tak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, BTN kini masuk lebih jauh ke industri kopi yang telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Beyond Mortgage yang didorong Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu. Melalui strategi ini, BTN ingin membangun hubungan yang lebih luas dengan nasabah, termasuk melalui transaksi ritel sehari-hari.
Keterlibatan BTN dalam industri kopi diwujudkan melalui dukungan terhadap Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 yang akan berlangsung pada 4-6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.
Nixon mengatakan, kebutuhan masyarakat tidak berhenti setelah mereka memiliki rumah. Berbagai transaksi rumah tangga tetap berjalan setiap hari dan BTN ingin mengambil bagian dalam aktivitas tersebut.
“KPR tetap jalan dan terus berkembang. Tetapi setelah masyarakat memiliki rumah, kebutuhan keluarganya terus berjalan. Ada listrik, air, pendidikan anak, belanja, sampai membeli kopi. Karena itu BTN juga harus hadir dalam transaksi keseharian keluarga,” ujar Nixon dalam konferensi pers ICX Jakarta 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Menurut Nixon, industri kopi memiliki potensi besar karena telah berkembang menjadi gaya hidup sekaligus menggerakkan rantai ekonomi yang panjang.
“Kopi hari ini bukan sekadar minuman, tetapi sudah menyatu dengan lifestyle. Komunitasnya banyak, ekosistemnya besar. Kami melihat market-nya besar, potensinya besar, sangat lokal, dan menyentuh banyak UMKM,” kata Nixon.
balé by BTN Jadi Penggerak Transaksi
Untuk memperkuat penetrasi di sektor lifestyle, BTN mengandalkan balé by BTN sebagai kanal digital untuk memperluas transaksi ritel.
Kehadiran BTN di ICX Jakarta 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan dan memperluas penggunaan balé by BTN di tengah komunitas konsumen dan pelaku usaha kopi.
Melalui platform tersebut, BTN ingin mendorong semakin banyak masyarakat menggunakan layanan digital dalam transaksi sehari-hari sekaligus memperluas interaksi dengan pelaku UMKM.
Selama ICX Jakarta 2026, BTN menyiapkan sejumlah program bagi pengguna balé by BTN, mulai dari voucher belanja untuk nasabah baru, cashback transaksi menggunakan QRIS dan Kartu Debit BTN, hingga program undian dengan berbagai hadiah.
Program tersebut diharapkan membuat pengalaman transaksi di ekosistem kopi semakin menarik sekaligus mendorong penggunaan layanan digital BTN.
Bidik Ekosistem yang Lebih Luas
Kopi dinilai memiliki daya tarik khusus karena ekosistemnya melibatkan banyak pelaku, mulai dari petani, pengolah, roaster, distributor, coffee shop, barista, UMKM hingga konsumen.
Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa mengatakan industri kopi kini semakin dekat dengan gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda.
“Kalau kita lihat tren sekarang, kopi sudah menjadi lifestyle. Banyak Gen Z dan milenial muda yang menjadi target kita,” ujar Daryanto.
ICX Jakarta 2026 ditargetkan menghadirkan lebih dari 7.500 pengunjung dan 75 brand, dengan potensi transaksi mencapai Rp4 miliar.
Direktur PT Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan ICX Jakarta dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh mata rantai industri kopi.
Berbagai agenda akan digelar dalam pameran tersebut, mulai dari Indonesia Barista Championship Region 1-Jakarta, Brew Talks, Coffee Rave Party hingga Experience Bar.
Bagi BTN, masuk ke ekosistem kopi merupakan bagian dari transformasi bisnis untuk memperluas hubungan dengan masyarakat. Bank tidak hanya hadir ketika nasabah membutuhkan KPR, tetapi juga berupaya hadir dalam berbagai kebutuhan transaksi sepanjang kehidupan nasabah.
Melalui strategi Beyond Mortgage, BTN pun terus membuka ruang baru untuk memperkuat transaksi ritel sekaligus mendekatkan layanan perbankan dengan gaya hidup masyarakat.
