Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (kiri) bersama Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan perbankan dan pengembangan ekosistem pangan di Menara 2 BTN.
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperluas perannya dalam mendukung ekosistem pangan nasional.
Kali ini, BTN menyiapkan plafon pembiayaan hingga Rp3 triliun untuk memperkuat berbagai aktivitas bisnis Holding BUMN Pangan ID FOOD.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BTN dan ID FOOD terkait pemanfaatan jasa dan layanan perbankan serta pengembangan ekosistem pangan di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dukungan BTN tidak hanya diarahkan pada pembiayaan.
Bank ini juga memperluas perannya sebagai transactional banking partner yang terhubung dengan aktivitas bisnis ID FOOD, mulai dari transaksi, pembayaran, pengelolaan likuiditas hingga kebutuhan finansial mitra usaha.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, ID FOOD memiliki posisi strategis karena aktivitasnya terhubung dengan banyak pelaku dalam rantai pangan, mulai dari petani, peternak, nelayan, supplier, distributor, merchant UMKM hingga konsumen.
“ID FOOD memiliki multiplier effect yang luas terhadap berbagai pelaku ekonomi,” ujar Nixon.
Menurutnya, sektor pangan memiliki kaitan erat dengan daya beli dan stabilitas harga masyarakat.
Karena itu, BTN melihat penguatan ekosistem pangan bukan hanya sebagai peluang pembiayaan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan aktivitas ekonomi yang lebih terintegrasi.
“Food security is economic security,” kata Nixon.
Dari Pembiayaan hingga Transaksi
Melalui kerja sama tersebut, BTN ingin masuk lebih jauh ke dalam alur transaksi ID FOOD. Nixon menyebut pembiayaan hanyalah bagian awal dari dukungan yang diberikan.
“Financing is only the beginning. BTN ingin melangkah lebih jauh, dari sekadar financing partner menjadi transactional banking partner,” jelasnya.
Layanan yang disiapkan mencakup collection, payment, liquidity management hingga trade transaction.
BTN juga melihat peluang pengembangan ekosistem Warung Pangan, termasuk dukungan pembayaran, transaksi supplier, collection serta potensi pembiayaan bagi para pelaku usaha di dalamnya.
Dengan pola tersebut, BTN menargetkan keterhubungan layanan perbankan mulai dari supplier, distributor atau mitra, Warung Pangan hingga konsumen.
Dukung Offtake Komoditas Pangan
Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan, kerja sama dengan BTN menjadi bagian dari upaya memperkuat kebutuhan bisnis dan transaksi di lingkungan ID FOOD Group.
Dari sisi pembiayaan, fasilitas hingga Rp3 triliun tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas bisnis pangan, termasuk modal kerja dan pembiayaan pelaksanaan offtake komoditas pangan strategis.
“Dukungan pembiayaan ini penting bagi kami untuk memperkuat kemampuan offtake terhadap komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng serta komoditas pangan lainnya,” ujar Ghimoyo.
Penguatan kemampuan offtake tersebut diharapkan dapat membantu ID FOOD menjaga kelancaran rantai pasok sekaligus mendukung stabilitas harga pangan.
Kerja Sama Sudah Berjalan Sejak 2024
Kolaborasi BTN dan ID FOOD bukan kali pertama dilakukan. Kerja sama keduanya telah berjalan sejak 2024 ketika BTN menyediakan fasilitas pembiayaan untuk mendukung Program Bantuan Pangan Stunting yang dijalankan ID FOOD atas penugasan Badan Pangan Nasional.
Kolaborasi kemudian berkembang pada 2025 untuk mendukung pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) serta berbagai aktivitas bisnis pangan, termasuk beras, gula, garam, benih padi dan susu.
Sejak kerja sama dimulai pada 2024, total fasilitas pembiayaan BTN yang telah terutilisasi dalam berbagai aktivitas ID FOOD Group mencapai sekitar Rp5 triliun.
Ghimoyo mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi untuk memperluas kolaborasi, tidak hanya bagi perusahaan dan anak usaha, tetapi juga supplier, vendor, distributor, buyer, kontraktor, mitra usaha hingga karyawan dalam ekosistem ID FOOD Group.
Di sisi layanan perbankan, sekitar 1.600 rekening karyawan RNI, PPI, BGR Logistik dan Rajawali Nusindo juga telah menggunakan layanan payroll BTN.
Transformasi digital turut menjadi bagian dari kolaborasi melalui revitalisasi Kantin ID FOOD dan penggunaan pembayaran QRIS dalam ekosistem balé by BTN.
Melalui kerja sama tersebut, BTN dan ID FOOD mendorong terbentuknya ekosistem pangan yang tidak hanya memiliki dukungan pembiayaan, tetapi juga semakin terhubung dari sisi transaksi, distribusi hingga kebutuhan finansial para pelaku usaha di dalamnya.
