Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menekankan pentingnya kepastian lokasi dan lahan untuk mempercepat penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Maruarar kepada awak media usai menghadiri audiensi dengan DPP Himperra di kantor Menteri PKP, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurut Maruarar, pemerintah perlu menentukan secara jelas kawasan yang diperuntukkan bagi rumah subsidi, termasuk lokasi dan luas lahannya.
Kepastian tersebut dinilai penting bagi masyarakat, pengembang maupun perbankan.
“Dijelaskan saja di sini daerah untuk rumah subsidi di mana, berapa hektare. Saya pikir itu saja, jadi ada kepastian hukum, kepastian buat masyarakat, kepastian bagi pengembang, kepastian bagi perbankan,” ujar Maruarar.
Ia mencontohkan, jika dalam satu kabupaten sudah ditentukan kawasan yang dapat digunakan untuk rumah subsidi, pengembang akan lebih mudah menentukan lokasi pembangunan tanpa khawatir salah membeli lahan.
“Di mana yang buat rumah subsidi? Berapa hektare? Jadi rakyat jelas. Para pengembang beli tanah enggak mungkin salah lagi. Kemudian perbankan juga jelas,” katanya.
Menurut Maruarar, kejelasan tersebut juga akan membuat tata ruang menjadi lebih tertata.
Masyarakat nantinya dapat mengetahui kawasan yang diperuntukkan untuk rumah subsidi, rumah komersial maupun kawasan industri.
“Goal-nya ujungnya itu saja. Berikan kepastian kepada ekosistem perumahan,” tegasnya.
Selain persoalan lahan, Maruarar juga menyoroti kualitas rumah subsidi.
Ia mengatakan pengawasan perlu dilakukan sejak awal untuk memastikan rumah yang dibangun pengembang memenuhi standar dan layak dihuni.
Masyarakat, kata dia, juga perlu diedukasi agar lebih teliti sebelum membeli rumah subsidi.
Calon pembeli tidak cukup hanya melihat gambar atau tawaran dari pengembang, tetapi perlu memeriksa langsung kondisi rumah, mulai dari atap, dinding, air hingga fasilitas sanitasi.
Maruarar menilai penyediaan rumah rakyat pada akhirnya bukan hanya mengenai jumlah unit yang dibangun.
Kepastian lokasi, kualitas hunian, pembiayaan dan aturan yang jelas juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perumahan yang dapat memberikan akses hunian bagi masyarakat.
