Dok: Istimewa.
Jakarta – Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2).
Rapat tersebut membahas evaluasi penanggulangan bencana serta sejumlah isu aktual kebencanaan di Indonesia.
Dalam forum tersebut, BNPB memaparkan progres percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus pelaksanaan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi.
BNPB juga menyampaikan pembaruan kondisi penanganan bencana di sejumlah wilayah, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Provinsi Aceh.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha “Ungu”, mengapresiasi dedikasi BNPB yang dinilai terus bekerja tanpa henti di berbagai lokasi bencana.
Ia menegaskan pentingnya penguatan BNPB, baik dari sisi anggaran maupun organisasi.
“Urusan BNPB ini tidak pernah putus. Setelah bencana di satu tempat, langsung bekerja lagi di lokasi lain. Mereka tetap semangat berada di garis depan membantu masyarakat,” ujar Sigit.
