Dok: Istimewa.
Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pertanahan, Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta membuka rekrutmen Petugas Ukur tahun 2026 yang difokuskan pada penguatan sumber daya manusia di bidang survei dan pemetaan.
Rekrutmen ini menjadi bagian dari strategi peningkatan akurasi data pertanahan di wilayah DKI Jakarta, yang memiliki tingkat kebutuhan layanan pertanahan cukup tinggi. Kehadiran Petugas Ukur diharapkan dapat mempercepat proses pengukuran bidang tanah serta meningkatkan kepastian hukum atas kepemilikan lahan.
BPN DKI Jakarta menegaskan bahwa hanya Surveyor Berlisensi yang memenuhi syarat yang dapat mengikuti seleksi ini. Selain lisensi aktif, peserta juga harus memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun, serta sertifikasi kompetensi di bidang survei kadastral sebagai bukti kemampuan teknis.
Dari sisi administrasi, pelamar wajib melampirkan dokumen lengkap seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, pas foto, surat lamaran, daftar riwayat hidup, hingga surat rekomendasi dari Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB). Seluruh berkas harus diunggah secara daring sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Formasi yang dibuka mencakup 10 posisi yang dibagi ke empat kantor pertanahan di Jakarta, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Proses seleksi akan dilakukan secara ketat melalui tahapan administrasi dan wawancara untuk memastikan kandidat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan teknis dan profesionalisme di bidang pertanahan.
BPN DKI Jakarta berharap rekrutmen ini dapat menghasilkan tenaga ukur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu mendukung transformasi layanan pertanahan yang lebih transparan, cepat, dan akurat.
