Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho. Dok: Istimewa.
Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) resmi menempati kantor barunya di Gedung Graha Mandiri Lantai 5, Jalan Imam Bonjol No. 61, Jakarta Pusat. Perpindahan ini menjadi bagian dari penguatan layanan sekaligus langkah BP Tapera mempercepat penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), termasuk mempersiapkan pelaksanaan akad massal sekitar 62.000 unit KPR Sejahtera FLPP pada akhir Juli 2026.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan, kantor baru menjadi simbol komitmen lembaganya untuk menghadirkan layanan pembiayaan perumahan yang semakin efektif, profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kantor baru ini bukan sekadar perpindahan lokasi kerja, tetapi menjadi bagian dari komitmen BP Tapera untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan seluruh mitra kerja. Kami ingin memastikan setiap proses penyaluran pembiayaan perumahan berjalan semakin cepat, transparan, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Heru.
Data per 15 Juli 2026 menunjukkan realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 101.978 unit rumah dengan nilai pembiayaan Rp12,67 triliun. Sementara itu, sebanyak 25.599 unit lainnya masih berada dalam proses pembangunan, persetujuan kredit, rumah siap akad, hingga menunggu pencairan.
Heru optimistis target penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai berkat kolaborasi yang semakin kuat antara BP Tapera, Kementerian PKP, bank penyalur, dan para pengembang.
Untuk mempercepat Program 3 Juta Rumah, BP Tapera bersama Kementerian PKP tengah menyiapkan pelaksanaan akad massal dan serah terima kunci sekitar 62.000 unit KPR Sejahtera FLPP pada 30 Juli 2026 di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 200 debitur secara luring di lokasi acara dan 61.800 debitur secara daring yang tersebar di 36 provinsi, dengan dukungan 43 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP.
Sebelumnya, BP Tapera telah dua kali menyelenggarakan akad massal KPR Sejahtera FLPP pada September dan Desember 2025 di Cileungsi, Bogor, dan Serang. Kedua kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah.
Peresmian kantor baru BP Tapera dilakukan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya menjaga tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel agar BP Tapera semakin dipercaya masyarakat dalam mengelola dan menyalurkan dana FLPP.
Melalui penguatan layanan, percepatan penyaluran FLPP, dan pelaksanaan akad massal tersebut, BP Tapera berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah pertama yang layak dan terjangkau.
