Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menerima audiensi Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno bersama Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, dan jajaran di Graha BNPB. Dok: Istimewa.
Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah yang tangguh menghadapi bencana.
Komitmen tersebut mengemuka saat menerima audiensi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, bersama Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, beserta jajaran di Graha BNPB, Jakarta, Senin (4/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di daerah.
Dalam audiensi itu, berbagai aspek penanggulangan bencana menjadi perhatian, mulai dari penguatan kesiapsiagaan, peningkatan kemampuan pemerintah daerah, hingga optimalisasi koordinasi antarlembaga dalam menghadapi situasi darurat. Sinergi yang erat dinilai menjadi kunci agar setiap tahapan penanganan bencana dapat berjalan cepat, terukur, dan efektif.
Kepala BNPB menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan agar upaya mitigasi dapat berjalan lebih optimal sebelum bencana terjadi.
Selain membahas penguatan mitigasi, pertemuan juga menyoroti pentingnya percepatan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana, khususnya terhadap sarana dan prasarana infrastruktur yang terdampak. Dengan koordinasi yang baik, proses rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat segera pulih.
Kehadiran Danpusterad bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi. Dukungan TNI dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan wilayah sekaligus membantu pemerintah daerah saat terjadi kondisi darurat.
Melalui penguatan sinergi tersebut, BNPB berharap kapasitas daerah dalam menghadapi ancaman bencana terus meningkat. Kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI diharapkan mampu menghadirkan sistem penanggulangan bencana yang semakin responsif, sehingga keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan bencana.
