Kepala Kanwil BPN Banten, Harison Mocodompis. Dok: IR.
Jakarta – Pekan pertama Juni 2026 menjadi momentum penting bagi Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten dalam memperkuat fondasi pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, berbagai agenda strategis digelar sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pertanahan yang semakin terpercaya dan akuntabel.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 31 Mei hingga 6 Juni 2026 tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter aparatur, penguatan budaya organisasi, hingga evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik di lingkungan BPN Banten.
Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi titik sentral dalam berbagai aktivitas yang dilaksanakan selama sepekan. Pada upacara yang digelar di lingkungan Kanwil BPN Banten, Harison Mocodompis menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas pelayanan pertanahan.
Menurutnya, aparatur pertanahan memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat. Keberagaman latar belakang pegawai, baik dari sisi suku, agama, maupun budaya, harus menjadi modal untuk memperkuat semangat persatuan dan pelayanan yang tidak diskriminatif.
Dalam amanatnya, Harison juga mengingatkan bahwa aparatur sipil negara bukanlah pihak yang mencari keuntungan dari layanan yang diberikan. Sebaliknya, ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan dedikasi.
“Pelayanan yang baik bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap negara,” menjadi semangat yang terus digaungkan kepada seluruh jajaran.
Pasca-upacara, pesan-pesan tersebut terus diperluas melalui berbagai kanal komunikasi publik. Dokumentasi kegiatan dipublikasikan dengan mengangkat slogan “BPN Banten Menanjak” dan “Lebih Cepat Lebih Baik”, yang mencerminkan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Salah satu pesan yang mendapat perhatian adalah Filosofi Sapu Lidi. Filosofi ini menggambarkan pentingnya kolaborasi dan soliditas seluruh jajaran BPN Banten. Sebatang lidi mungkin mudah patah dan tidak memiliki kekuatan besar, tetapi ketika disatukan, ia mampu menjadi alat yang kuat dan bermanfaat. Nilai tersebut menjadi simbol kerja sama antarpegawai dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan yang semakin kompleks.
Selain memperkuat budaya kerja, BPN Banten juga terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program dan layanan di berbagai satuan kerja. Koordinasi lintas kantor pertanahan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Puncak kegiatan sepekan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, melalui pelaksanaan Rapat Peningkatan Integritas Pelayanan Publik. Dalam rapat tersebut, Harison menegaskan pentingnya pengawasan internal yang kuat sebagai langkah pencegahan terhadap maladministrasi, gratifikasi, maupun penyalahgunaan kewenangan.
Menurutnya, pelayanan pertanahan yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh jajaran memiliki komitmen yang sama terhadap integritas dan transparansi.
Melalui berbagai agenda tersebut, Kanwil BPN Banten menunjukkan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan, melainkan proses berkelanjutan yang harus diwujudkan dalam setiap aspek pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat “BPN Banten Menanjak”, institusi ini terus bergerak membangun pelayanan pertanahan yang semakin cepat, bersih, dan profesional.
