Ilustrasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Dok: Istimewa.
Jakarta – Di saat banyak masyarakat mulai pesimistis membeli rumah karena harga properti yang terus merangkak naik, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN justru membuka peluang baru bagi pemburu hunian murah.
Lewat program Lelang Akbar BTN 2026, masyarakat kini bisa mendapatkan rumah dengan harga jauh lebih rendah dibanding pasaran, bahkan diskonnya disebut bisa mencapai 40 persen.
Program ini menjadi alternatif menarik, terutama bagi kalangan muda dan keluarga baru yang ingin memiliki rumah namun terbentur harga properti yang semakin tinggi dari tahun ke tahun.
BTN pun mulai mempermudah akses rumah lelang melalui platform digital Bale Lelang BTN. Lewat layanan tersebut, masyarakat cukup membuka katalog online untuk mencari rumah berdasarkan lokasi, harga, maupun jenis properti yang diinginkan.
SEVP Assets Management BTN Benjamen Sihombing mengatakan transformasi digital ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses rumah lelang secara aman dan transparan.
Menurutnya, rumah lelang kini bukan lagi identik dengan proses rumit dan sulit dijangkau. Justru, kata dia, skema ini dapat menjadi solusi mendapatkan hunian dengan harga lebih terjangkau.
Menariknya, BTN juga membuka peluang pembiayaan bagi masyarakat yang belum memiliki dana besar. Melalui skema KPR Maju, calon pembeli bisa mendapatkan bunga mulai 5 persen, uang muka ringan mulai 1 persen, hingga tenor panjang mencapai 30 tahun.
Langkah BTN ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk memperluas kepemilikan rumah second berkualitas sekaligus mendukung program penyediaan hunian nasional.
Di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak orang menunda membeli rumah, program rumah lelang BTN berpotensi menjadi jalan alternatif bagi masyarakat untuk tetap bisa memiliki hunian impian dengan harga lebih ramah di kantong.
