Ketua DPR RI Puan Maharani bertemu Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova di sela-sela Sidang Umum IPU ke-153 di Arusha, Tanzania. Dok: Istimewa.
Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong penguatan kepemimpinan dan partisipasi perempuan dalam politik melalui kerja sama antarparlemen Indonesia dan Azerbaijan. Hal itu dibahas Puan saat bertemu Ketua Parlemen Azerbaijan, Sahiba Gafarova, di sela-sela Sidang Umum ke-153 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, Tanzania.
Dalam pertemuan tersebut, Puan menekankan pentingnya peran perempuan dalam pengambilan keputusan, baik di lembaga politik maupun berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, kedua negara memiliki ruang untuk saling mendukung dalam memperluas kesempatan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan.
“Kita berdua adalah Ketua Parlemen perempuan sehingga merupakan tanggung jawab kita untuk membina kepemimpinan politik perempuan dan partisipasi perempuan di semua sektor dan tingkatan,” ujar Puan.
Puan menilai, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui program kerja sama yang konkret. Beberapa langkah yang dibahas antara lain pertukaran kapasitas legislator, terutama perempuan, serta riset bersama mengenai isu perubahan iklim dan energi.
Selain pemberdayaan perempuan, pertemuan itu turut membahas hubungan bilateral Indonesia dan Azerbaijan serta penguatan kerja sama parlemen yang telah terjalin sejak 2012. Kedua negara juga aktif berinteraksi melalui berbagai forum internasional, termasuk IPU dan forum parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam.
Puan turut mengapresiasi dukungan Azerbaijan terhadap posisi Indonesia dalam sejumlah forum internasional, termasuk terkait Gerakan Non-Blok dan isu Palestina. Ia mendorong kedua negara terus membangun koordinasi dalam memperjuangkan perdamaian, reformasi tata kelola global, serta penguatan kerja sama Selatan–Selatan.
Menurut Puan, kerja sama antarparlemen dapat menjadi ruang untuk memperluas dialog dan menyelaraskan pandangan terhadap berbagai persoalan global. Kemitraan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi Indonesia dan Azerbaijan, tetapi juga mendukung perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.
Di bidang bilateral, Puan juga berharap proses finalisasi dan implementasi nota kesepahaman di sejumlah sektor dapat dipercepat, khususnya industri, kebudayaan, dan energi terbarukan.
Pertemuan dengan Sahiba Gafarova berlangsung menjelang pemilihan Presiden IPU periode 2026–2029. Dalam pemilihan tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Australia Milton Dick terpilih setelah memperoleh 182 suara. Sahiba Gafarova meraih 124 suara, sedangkan kandidat dari Cile, Rojo Edwards Silva, memperoleh 21 suara.
