Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menerima penghargaan Terbaik 1 Regional Maluku dan Nusa Tenggara pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Dok: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Jakarta – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat capaian ganda dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara.
NTT meraih predikat Terbaik 1 pada dua kategori sekaligus, yakni Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Bagi Melki, capaian tersebut tidak semata-mata menjadi penghargaan bagi pemerintah provinsi. Ia menyebut hasil tersebut merupakan buah kerja bersama berbagai unsur yang selama ini bergerak di bidang kesehatan dan lingkungan di seluruh NTT.
“Terima kasih untuk kerja keras semua pihak yang telah bekerja dengan sangat luar biasa di sektor kesehatan, memastikan pelayanan dan akses layanan kesehatan di NTT terus berjalan dengan baik,” ujar Melki.
Dua penghargaan tersebut juga disertai dukungan masing-masing senilai Rp2 miliar. Dengan demikian, NTT memperoleh dukungan total Rp4 miliar dari dua kategori yang diraih.
Dari Layanan Kesehatan hingga Lingkungan
Penghargaan pertama diberikan untuk kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan. Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda.
Sementara penghargaan kedua diberikan untuk kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat. Masing-masing penghargaan disertai dukungan senilai Rp2 miliar.
Melki menilai capaian di sektor lingkungan juga tidak dapat dilepaskan dari kerja para petugas yang berada di lapangan. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada pengelola sampah dan pasukan kebersihan yang setiap hari menjaga kebersihan di berbagai wilayah NTT.
“Terima kasih juga kepada para pengelola sampah, rekan-rekan pasukan kebersihan, baik yang bekerja di pemerintah daerah maupun sektor swasta di seluruh NTT. Mereka telah bekerja keras memastikan sampah di seluruh NTT dapat dikelola dengan baik,” katanya.
Menurut Melki, kerja tersebut melibatkan banyak pihak, mulai dari para bupati dan wali kota, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, sektor swasta, aktivis, hingga masyarakat.
Ia pun mengingatkan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar capaian di atas kertas. Bagi Pemprov NTT, apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
“Terima kasih kepada seluruh bupati se-NTT dan Wali Kota Kupang, serta semua pihak yang bekerja keras di sektor kesehatan dan lingkungan hidup, baik pemerintah maupun swasta, para aktivis, tenaga kesehatan, dan seluruh pegiat kelestarian lingkungan,” ujar Melki.
Capaian ganda tersebut menempatkan pelayanan kesehatan dan pengelolaan lingkungan sebagai dua bidang yang mendapat pengakuan dalam ajang apresiasi pemerintah daerah tingkat regional Maluku dan Nusa Tenggara.
Kini, dukungan yang diperoleh bersama penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dan menjaga lingkungan di NTT.
