Jakarta – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan integritas merupakan fondasi utama dalam memperkuat sistem pengawasan jaminan produk halal nasional, terutama menjelang pemberlakuan Wajib Halal pada Oktober 2026.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal HasanPenegasan itu disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Jaminan Produk Halal yang digelar BPJPH sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur pengawas halal.
Dalam arahannya di hadapan ratusan peserta bimtek, Ahmad Haikal Hasan atau akrab disapa Babe Haikal menekankan bahwa pengawasan halal tidak cukup hanya bertumpu pada pemahaman teknis dan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga membutuhkan integritas sebagai nilai dasar yang harus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, pengawasan yang kredibel hanya dapat terbangun jika aparatur memiliki komitmen moral yang kuat, bekerja secara profesional, serta menjunjung tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem jaminan produk halal.
“Mulailah dari hati. Integritas tidak hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari,” ujar Babe Haikal dalam kegiatan di Gedung BPJPH, Rabu (22/4/2026).
Ia menilai penguatan integritas menjadi semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas implementasi jaminan produk halal nasional. Di tengah cakupan pengawasan yang semakin luas, aparatur pengawas dituntut tidak hanya menjadi pelaksana regulasi, tetapi juga garda terdepan menjaga kredibilitas ekosistem halal Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Kepala BPJPH juga mendorong seluruh pengawas JPH untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan potensi diri, dan memperkuat kualitas personal agar mampu menjawab tantangan pengawasan yang semakin dinamis.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci keberhasilan implementasi Wajib Halal, karena kualitas pengawasan akan sangat menentukan tingkat kepatuhan pelaku usaha sekaligus perlindungan bagi masyarakat.
Bimtek ini, kata Haikal, menjadi bagian dari strategi besar BPJPH untuk membangun sistem pengawasan halal yang kuat, modern, dan berintegritas. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen BPJPH dalam menyiapkan aparatur yang profesional dan responsif menghadapi era wajib halal.
Melalui penguatan integritas dan kapasitas aparatur, BPJPH ingin memastikan implementasi jaminan produk halal tidak hanya berjalan sesuai regulasi, tetapi juga menghadirkan sistem pengawasan yang akuntabel, terpercaya, dan mampu mendukung daya saing produk halal Indonesia di tingkat global.
