Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama (kiri) bersama para lansia dalam kegiatan bakti sosial dan panggung keakraban memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang, Senin (17/8/2026). (Dok.Istimewa)
Jakarta – Kemerdekaan tidak selalu dirayakan dengan seremoni yang kaku. Di Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia justru hadir lewat tawa, permainan sederhana, lantunan lagu kenangan dan kebersamaan yang menghangatkan hati.
Kejaksaan Negeri Karawang memilih menghabiskan momentum kemerdekaan bersama para warga lanjut usia melalui bakti sosial dan panggung keakraban, Senin (17/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Merajut Asa, Menjaga Senyum Masa Tua: Bakti Kejaksaan Negeri Karawang” itu menjadi ruang bagi jajaran Korps Adhyaksa untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan dengan para lansia.
Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama hadir bersama jajaran pejabat utama dan pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Karawang. Sebanyak 75 lansia penghuni Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan.
Suasana hangat sudah terasa sejak acara dimulai. Setelah doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hari Merdeka, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang dan Kajari Karawang.
Namun, momen yang paling mencairkan suasana datang ketika bingkisan tali asih diserahkan secara simbolis kepada perwakilan lansia.
Bukan sekadar pemberian bantuan, momen tersebut menjadi bentuk perhatian dan penghormatan kepada warga senior yang telah melewati perjalanan panjang kehidupan.
Kemeriahan kemudian pecah ketika para lansia diajak mengikuti sejumlah permainan. Lomba lempar bola pingpong khusus lansia menjadi salah satu kegiatan yang mengundang senyum dan sorak-sorai.
Keseruan semakin terasa saat lomba joget balon berpasangan mempertemukan para lansia dengan pegawai Kejaksaan Negeri Karawang. Tidak ada sekat antara aparat penegak hukum dan warga yang dilayani. Semuanya larut dalam suasana kekeluargaan diiringi musik bernuansa kemerdekaan.
Para pegawai Kejaksaan juga mendapat giliran beradu kekompakan melalui lomba estafet tepung dan sarung balon. Para lansia ikut menjadi penonton sekaligus penyemangat, membuat suasana semakin ramai.
Bagi Kejari Karawang, cara sederhana tersebut menjadi bagian dari makna kemerdekaan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat: hadir, berbagi, dan membuat orang lain tersenyum.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama. Suasana semakin akrab ketika pertunjukan live acoustic membawakan tembang-tembang kenangan yang membuat para lansia dan insan Adhyaksa bernyanyi bersama.
Di tengah kesederhanaan acara, pesan kemanusiaan justru terasa kuat. Perayaan kemerdekaan tidak hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga bagaimana nilai kepedulian dan gotong royong terus hidup di tengah masyarakat.
Kejaksaan Negeri Karawang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan dan penegakan hukum yang humanis, sekaligus membangun kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Bagi 75 lansia yang hadir, perayaan HUT ke-81 RI itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, tawa, nyanyian dan kebersamaan yang tercipta menjadi pengingat bahwa di usia senja pun setiap orang tetap berhak merasakan perhatian, dihargai dan ditemani.
Dari Griya Lansia Karawang, kemerdekaan pun dirayakan dengan cara yang sederhana: membuat para orang tua tersenyum dan memastikan mereka tidak merasa sendiri.
