Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (kanan) bersama Ketua Pengurus YKEP, M. Reza Utama (kiri) menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerja sama dukungan sarana prasarana, logistik, transportasi, alat kesehatan, akomodasi, serta penelitian dan pengembangan sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana
Jakarta – Upaya memperkuat ketangguhan nasional dalam menghadapi ancaman bencana terus diperkuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satu langkah strategis dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNPB dan Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) terkait dukungan penanggulangan bencana nasional di Jakarta, Kamis (21/5).
Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., bersama Ketua Pengurus YKEP, M. Reza Utama. Kerja sama ini mencakup dukungan sarana dan prasarana, logistik, transportasi, alat kesehatan, akomodasi, hingga penelitian dan pengembangan sumber daya manusia kebencanaan.
Dalam sambutannya, Kepala BNPB menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia. Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, cuaca ekstrem, dan kekeringan masih terjadi di berbagai daerah. Di sisi lain, ancaman gempa bumi, erupsi gunung api, hingga kebakaran hutan dan lahan juga terus menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurut Suharyanto, kompleksitas ancaman bencana tersebut membuat penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi sosial, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil.
“Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi strategis sebagai langkah positif dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas nasional guna menghadapi berbagai ancaman bencana yang semakin kompleks,” ujar Suharyanto.
Melalui kerja sama ini, BNPB berharap terbangun sistem kolaborasi yang lebih kuat dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelayanan kesehatan kebencanaan, hingga penyediaan dukungan operasional di lapangan saat terjadi bencana.
Tak hanya berhenti pada aspek administratif, BNPB menegaskan nota kesepahaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun semangat gotong royong untuk memperkuat efektivitas penanggulangan bencana nasional.
Kerja sama ini juga diharapkan segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya pengurangan risiko bencana di berbagai wilayah rawan di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Kepala BNPB turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Yayasan Kartika Eka Paksi atas dukungan dan komitmennya dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana nasional.
“Semoga kerja sama yang dibangun hari ini dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat luas, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat ketangguhan bangsa menghadapi bencana,” pungkasnya.
