Dok: istimewa.
Jakarta – Bank Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong UMKM naik kelas melalui kolaborasi bersama Forum CSR DKI Jakarta dan Inotek. Kolaborasi ini diwujudkan lewat pelatihan strategi konten kreatif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan daya saing produk lokal di era digital.
Melalui workshop bertajuk “Optimalisasi Konten Digital UMKM: Konten Kuat, UMKM Melesat”, Bank Jakarta mengambil peran strategis sebagai mitra perbankan yang tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta menghadirkan ekosistem UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perilaku pasar.
Ketua Umum Forum CSR DKI Jakarta, Aldi Imam Wibowo, menyebut kolaborasi lintas sektor ini sebagai langkah konkret dalam menjawab tantangan utama UMKM saat ini, yakni rendahnya visibilitas produk di platform digital.
“UMKM perlu dibekali kemampuan komunikasi visual dan strategi konten yang tepat. Kehadiran Bank Jakarta menjadi penguat karena perbankan punya peran penting sebagai jembatan pembiayaan sekaligus pendamping pertumbuhan usaha,” ujar Aldi.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Jakarta menegaskan keberpihakannya pada sektor riil dengan memberikan dukungan berkelanjutan bagi UMKM, mulai dari akses permodalan hingga literasi digital. Bank Jakarta juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat ekspansi usaha yang efektif dan efisien.
Perwakilan Bank Jakarta menyampaikan bahwa pendampingan UMKM tidak cukup hanya melalui kredit usaha, tetapi juga perlu disertai peningkatan kualitas sumber daya manusia agar pelaku usaha mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kami ingin UMKM binaan Bank Jakarta memiliki produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu dipromosikan secara profesional melalui konten digital yang menarik,” ujarnya.
Sementara itu, Inotek berkontribusi dengan menghadirkan inovasi teknologi berupa alat digital sederhana yang mudah dioperasikan oleh pelaku UMKM secara mandiri. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembukaan lapangan kerja baru di DKI Jakarta.
Melalui kolaborasi ini, Bank Jakarta optimistis UMKM Jakarta dapat memanfaatkan momentum transformasi digital untuk memperluas pasar, meningkatkan daya beli masyarakat, hingga menembus pasar global.
