Kepala BGN, Dadan Hindayana (kanan) dan CEO Danone, Antoine Bernard de Saint Affrique. Dok: Istimewa.
Jakarta – Upaya pemerintah memperkuat kualitas gizi masyarakat terus diperluas. Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng Danone Group melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan fokus pada penurunan anemia defisiensi besi dan stunting.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BGN Dadan Hindayana dan CEO Danone Antoine Bernard de Saint Affrique yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5).
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, kolaborasi ini dirancang untuk menghasilkan dampak nyata melalui pendekatan berbasis data. Salah satu program utama yang disepakati adalah skrining zat besi bagi penerima manfaat MBG untuk memetakan risiko anemia defisiensi besi di berbagai wilayah.
“Skrining ini akan menjadi dasar penting dalam menyusun intervensi gizi yang lebih tepat sasaran,” ujar Dadan.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup edukasi gizi seimbang, pentingnya hidrasi sehat, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat penerima manfaat.
Kesepakatan BGN dan Danone menjadi bagian dari kerja sama strategis Indonesia-Prancis yang disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, sekaligus menegaskan komitmen lintas negara dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
