Brigjen Pol. Komarudin. Dok: Istimewa.
Jakarta – Setelah satu tahun lima bulan memimpin Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Komarudin resmi berpamitan kepada jajaran personel dan mitra kerja.
Dalam momen perpisahan tersebut, ia menyampaikan refleksi atas berbagai dinamika yang dihadapi selama mengelola lalu lintas di Jakarta, mulai dari penanganan kemacetan ekstrem hingga tantangan meningkatnya jumlah kendaraan setiap hari.
Acara pelepasan digelar di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Rabu (29/7/2026). Suasana berlangsung hangat sekaligus penuh apresiasi atas pengabdian Komarudin selama memimpin satuan lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dalam sambutannya, Komarudin menyatakan optimistis estafet kepemimpinan akan berjalan baik di bawah Komandan baru, Kombes Pol. Firman Darmansyah. Menurutnya, Firman memiliki pengalaman panjang bertugas di Jakarta sehingga memahami karakter lalu lintas ibu kota yang kompleks.
“Beliau sudah lama bertugas di Jakarta. Saya yakin beliau memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan,” ujar Komarudin.
Mengenang masa awal kepemimpinannya, Komarudin menuturkan salah satu tantangan terbesar yang langsung dihadapi adalah kemacetan parah di kawasan Cakung-Cilincing atau yang dikenal dengan sebutan Cacing. Kepadatan lalu lintas saat itu dipicu tingginya aktivitas kendaraan logistik menuju kawasan pelabuhan.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berhasil diurai berkat koordinasi cepat bersama berbagai pihak, termasuk pengelola jalan tol yang saat itu memberikan akses gratis sementara untuk mengalihkan arus kendaraan dan memperlancar sirkulasi lalu lintas.
“Persoalan itu bisa diatasi karena semua pihak bergerak bersama. Kolaborasi menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan lalu lintas di Jakarta,” katanya.
Komarudin menegaskan, mengelola lalu lintas di kawasan megapolitan tidak mungkin dilakukan hanya oleh kepolisian. Selama menjabat, Ditlantas Polda Metro Jaya terus membangun sinergi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, Jasa Marga, Transjakarta, Jasa Raharja, hingga berbagai instansi lainnya untuk menghadirkan pelayanan yang lebih efektif bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin besar. Saat ini, jumlah kendaraan berpelat B telah melampaui 25 juta unit dengan penambahan sekitar 2.000 hingga 3.000 kendaraan baru setiap hari. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut pengelolaan lalu lintas yang semakin adaptif sekaligus peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berkendara.
Selain infrastruktur dan rekayasa lalu lintas, faktor kedisiplinan pengguna jalan dinilai tetap menjadi elemen penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di Jakarta.
Di hadapan sekitar 3.600 personel Ditlantas Polda Metro Jaya, Komarudin juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh anggota yang selama ini bertugas di lapangan. Menurutnya, kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat memiliki makna besar, bahkan ketika kemacetan belum sepenuhnya dapat dihilangkan.
“Kehadiran anggota di lapangan memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Itu menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan,” tuturnya.
Menutup masa tugasnya sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya, Komarudin menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel, mitra kerja, serta berbagai instansi yang telah mendukung pelaksanaan tugas selama ini. Ia menilai berbagai capaian yang diraih bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi lintas lembaga.
Kini, Komarudin mengemban amanah baru sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri. Ia berharap kolaborasi yang telah dibangun selama memimpin Ditlantas Polda Metro Jaya dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Firman Darmansyah demi meningkatkan kualitas pelayanan lalu lintas kepada masyarakat.
Di akhir sambutannya, Komarudin turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan maupun kekhilafan. Ia juga memohon doa agar dapat menjalankan amanah baru dengan penuh tanggung jawab serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri dan masyarakat.
