Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo Subianto. Istimewa. Dok: Istimewa.
Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah seremoni kenegaraan yang digelar di Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri. Momentum ini sekaligus menegaskan perhatian pemerintah terhadap penguatan program pemenuhan gizi nasional dan ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Bintang Jasa Utama yang diterima Dadan merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi yang diberikan negara kepada individu yang dinilai berjasa besar terhadap bangsa dan negara. Penghargaan ini dipandang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi strategis BGN dalam memperluas akses layanan gizi serta memperkuat sistem pemenuhan gizi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari pemenuhan gizi yang merata dan berkualitas. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam mendukung program-program prioritas nasional.
Bagi Dadan Hindayana, penghargaan ini bukan hanya pencapaian personal, tetapi juga pengakuan atas kerja kolektif seluruh jajaran BGN dalam menjalankan mandat negara. Sejak dipercaya memimpin BGN, Dadan mendorong percepatan pembentukan SPPG di berbagai daerah sebagai ujung tombak pelayanan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
Di bawah kepemimpinannya, BGN memperkuat kolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan dalam memastikan distribusi pangan bergizi berjalan efektif dan tepat sasaran. Langkah tersebut dinilai selaras dengan agenda besar pemerintah dalam membangun generasi sehat dan produktif.
Selain Kepala BGN, Presiden juga menganugerahkan sejumlah tanda kehormatan lainnya, termasuk Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, serta Satyalencana Wirakarya kepada pejabat Polri dan tokoh masyarakat yang dinilai berkontribusi di bidangnya masing-masing.
Penganugerahan Bintang Jasa Utama kepada Dadan Hindayana menjadi simbol kuat bahwa isu gizi kini ditempatkan sebagai prioritas strategis nasional. Pemerintah berharap, dengan penguatan kelembagaan dan dukungan lintas sektor, program pemenuhan gizi dapat semakin masif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
