Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meninjau Gereja Katedral Semarang. Dok: Istimewa.
Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan keandalan pasokan listrik nasional selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan menyiagakan 69 ribu personel di seluruh Indonesia.
Darmawan menegaskan bahwa kesiapsiagaan penuh ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga kenyamanan masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi prioritas seperti tempat ibadah, pusat layanan publik, bandara, pelabuhan, hingga kawasan wisata.
“Seluruh unit PLN telah melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga dengan optimal tanpa adanya gangguan kelistrikan. Dengan begitu, aktivitas ibadah, layanan publik, dan mobilitas masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Darmawan dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi di Jakarta.
Ia menyampaikan bahwa seluruh personel PLN bersiaga 24 jam nonstop, dengan perhatian khusus pada potensi gangguan akibat cuaca ekstrem yang kerap terjadi di penghujung tahun. Kesiapsiagaan ini sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar layanan kelistrikan tetap andal di seluruh wilayah.
Untuk mendukung pengamanan sistem kelistrikan, Darmawan memastikan PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung, antara lain 1.917 unit genset, 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 unit Gardu Bergerak, 434 unit truk crane, 4.720 unit mobil operasional, serta 4.412 unit sepeda motor operasional.
Selain kekuatan personel dan peralatan, PLN di bawah kepemimpinan Darmawan juga mengoptimalkan pemanfaatan sistem digital terintegrasi guna memantau kondisi jaringan dan mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem secara real time.
Dalam menghadapi dinamika cuaca selama periode Nataru, Darmawan menyebut PLN terus memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional yang cepat dan terukur.
“Kami terus memonitor kondisi di lapangan. Beberapa wilayah memang mengalami hujan lebat, namun kami sudah menyiapkan langkah-langkah preventif. PLN tidak lagi bersikap reaktif, tetapi melakukan mitigasi risiko sejak dini,” tegas Darmawan.
Dengan kesiapsiagaan menyeluruh ini, Darmawan Prasodjo optimistis pasokan listrik nasional selama Natal dan Tahun Baru tetap andal, sehingga masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan aman dan nyaman.
