Tim K9 Ditpolsatwa Baharkam Polri saat mencari Korban Bencana di Bantaran Sungai Huta Raja. Dok: Istimewa.
Jakarta – Hening pagi di Desa Huta Raja pecah oleh derap langkah tim SAR dan gonggongan tenang empat anjing pelacak K9 milik Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri.
Mereka datang bukan untuk menjalankan tugas biasa, melainkan misi kemanusiaan: mencari korban yang terseret arus dan tertimbun material bencana di Batang Toru.
Baca juga: Atasi Perubahan Iklim Lewat Nilai Agama, Kemenag Gelar Diklat Ekoteologi
Satuan K9 Unit SAR tiba di lokasi sejak Selasa siang. Tanpa menunggu lama, tim yang dipimpin Kompol Kadarman sebagai perwira pengawas bersama Iptu Erasmus selaku kepala tim K9 langsung turun ke bantaran sungai yang dipenuhi lumpur dan pepohonan tumbang.
Medan sulit tak menjadi alasan untuk berhenti. Mereka membawa harapan bagi keluarga yang menanti kabar kepastian.
Empat anjing pelacak Walet, Ari, Rubin, dan Dasa dihadirkan khusus untuk operasi cadaver, kemampuan mendeteksi keberadaan jenazah dengan presisi yang tak mampu digantikan manusia.
Dengan iringan komando lembut para handler, K9 mulai menyisir titik-titik rawan, menelusuri jejak yang tak terlihat mata.
Kendaraan operasional berupa satu truk Samapta Polda Sumut dan tiga Ransus Navara K9 tampak hilir-mudik membawa perlengkapan serta personel ke area yang sulit dijangkau.
Baca juga: PNM Tebar Semangat Positif, 187 Karyawan Terbaik Nikmati Reward Journey Internasional
Di lapangan, tim K9 bergabung dengan warga, polisi, dan unsur SAR lainnya. Sinergi itu menciptakan koordinasi yang rapi meski kondisi medan berbahaya.
Upaya penyisiran akhirnya membuahkan hasil. Salah satu K9 memberikan respons signifikan di sebuah titik dekat aliran sungai. Tim segera menandai lokasi, sementara warga bergotong-royong melakukan penggalian manual.
Beberapa menit kemudian, aroma kesedihan menyelimuti kawasan itu ditemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Identitas korban belum diketahui akibat kerusakan tubuh yang cukup parah setelah hanyut terbawa arus.
Proses identifikasi lanjutan direncanakan dilakukan pada hari berikutnya, sementara penyisiran akan terus dilanjutkan untuk memastikan tak ada korban yang tertinggal.
Dari Jakarta, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi tim di lapangan.
Baca juga: Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 3 Desember 2025
“Unit SAR K9 Ditpolsatwa Baharkam bekerja tanpa mengenal lelah. Kemampuan K9 menjadi kunci dalam menemukan titik yang tidak mudah dijangkau manual. Polri berkomitmen mendukung penuh operasi kemanusiaan ini hingga seluruh proses pencarian tuntas,” ujarnya.
Harapan kini kembali tergantung pada kesigapan K9 Polri dan tim SAR gabungan. Operasi di Desa Huta Raja masih berlanjut, dengan satu tujuan: membawa pulang seluruh korban kepada keluarganya, apa pun kondisinya.
