BTN menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah. Dok: Istimewa.
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bergerak cepat membantu warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN menyalurkan berbagai kebutuhan dasar untuk membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascakebakaran.
Bantuan tersebut menyasar sekitar 320 warga dari tiga dusun yang terdampak. BTN memberikan dukungan berupa perlengkapan tidur, air minum, bahan pangan, perlengkapan ibadah, serta berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kolaborasi BTN bersama Danantara Indonesia dan BUMN lainnya dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat setelah bencana terjadi.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan, kehadiran BTN merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Desa Adat Sade. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi menjadi penting agar bantuan dapat segera hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Ramon di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Menurut Ramon, dukungan bersama tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat setelah kebakaran.
Kebakaran di Desa Adat Sade sebelumnya berdampak pada 167 aset bangunan. Sebanyak 75 rumah adat, 69 artshop, delapan lumbung alang, sejumlah berugak, serta fasilitas umum dan bangunan adat turut terdampak.
Tidak hanya bangunan, kebakaran juga berdampak pada sejumlah peralatan seni, pusaka, dan aset warisan budaya masyarakat Desa Adat Sade. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan menjadi penting, bukan hanya untuk mengembalikan aktivitas warga, tetapi juga menjaga keberlangsungan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Sasak.
Bantuan BTN diserahkan Branch Manager BTN Kantor Cabang Mataram Hendra Jaya Putra bersama Operation Manager Maman Sagita kepada Kepala Desa Rembitan Lalu Minaksa di Posko KMDP Rembitan, Lombok Tengah, Senin (24/8/2026).
Sementara itu, BUMN lainnya turut memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari sembako dan perlengkapan tidur hingga kebutuhan perempuan dan bayi.
Ramon menilai pemulihan Desa Adat Sade memiliki arti penting karena kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat tinggal masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan ekonomi dan warisan budaya Sasak.
“Desa Adat Sade merupakan bagian dari kehidupan sekaligus warisan budaya masyarakat Sasak. Kami berharap melalui semangat gotong royong ini masyarakat dapat segera bangkit, aktivitas sosial dan ekonomi kembali berjalan, serta kawasan Desa Adat Sade dapat berangsur pulih,” katanya.
Kehadiran BTN dalam penanganan pascakebakaran tersebut memperkuat komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui TJSL dan kolaborasi antarbadan usaha milik negara, BTN berupaya memastikan dukungan dapat hadir ketika masyarakat membutuhkan, sekaligus ikut mendorong pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak bencana.
