Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PDI Perjuangan Prof. Dr. YASONNA H. LAOLY, S.H., M.Sc. Ph.D. (Tengah). Dok: Istimew.
Jakarta – Bagi Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, turun langsung ke daerah pemilihan bukan sekadar menjalankan agenda sebagai anggota DPR RI. Kehadiran di tengah masyarakat menjadi momentum untuk mendengar langsung keluhan, menangkap harapan, sekaligus memastikan aspirasi warga mendapat perhatian di tingkat nasional.
Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi PDI Perjuangan itu kembali menegaskan pentingnya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurut Yasonna, suara rakyat merupakan amanah yang harus dibawa dan diperjuangkan melalui kerja nyata di parlemen.
“Turun langsung ke daerah pemilihan bukan sekadar menjalankan agenda, tetapi memastikan suara rakyat benar-benar didengar,” ujar Yasonna.
Dalam kegiatan penyerapan aspirasi, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan, keluhan, maupun harapan yang mereka hadapi. Bagi Yasonna, pertemuan semacam ini menjadi bagian penting untuk memahami kondisi masyarakat secara lebih dekat, bukan hanya melalui laporan atau data.
Ia menilai, seorang wakil rakyat harus memiliki ruang komunikasi yang terbuka dengan konstituen. Dengan mendengar langsung dari masyarakat, persoalan yang muncul di lapangan dapat menjadi bahan untuk diperjuangkan dalam menjalankan fungsi DPR RI.
Yasonna juga menyadari bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara cepat. Namun, hal tersebut tidak berarti aspirasi masyarakat boleh berhenti setelah disampaikan.
“Tidak semua persoalan dapat diselesaikan seketika, tetapi setiap suara wajib ditindaklanjuti dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Karena itu, aspirasi yang dihimpun dari masyarakat akan menjadi bagian dari tugas Yasonna dalam menjalankan fungsi representasi sebagai anggota DPR RI.
Menurutnya, menjadi wakil rakyat bukan hanya soal berada di gedung parlemen. Ada tanggung jawab untuk kembali ke daerah pemilihan, bertemu masyarakat, mendengar persoalan mereka, kemudian membawa suara tersebut ke ruang-ruang pengambilan kebijakan.
“Bagi saya, wakil rakyat harus hadir, mendengar, dan bekerja untuk kepentingan rakyat,” tegas Yasonna.
Komitmen tersebut menjadi penegasan bahwa kegiatan penyerapan aspirasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan jembatan antara persoalan yang dihadapi masyarakat dengan proses perjuangan kebijakan di DPR RI.
Dari daerah pemilihan, suara warga kemudian dibawa ke Senayan. Harapannya, setiap keluhan tidak berhenti sebagai cerita, tetapi dapat dikawal menjadi bagian dari perjuangan untuk menghadirkan kebijakan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
