Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di GOR Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Dok: Istimewa.
Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni tidak ingin keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya diukur dari deretan angka capaian. Di tengah tingginya partisipasi masyarakat, ia memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan program kesehatan tersebut benar-benar dirasakan warga.
Hal itu dilakukan Andra Soni saat meninjau pelaksanaan CKG di GOR Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, sekitar 800 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Andra Soni melihat langsung proses pemeriksaan sekaligus berdialog dengan masyarakat dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan.
“Saya terus keliling agar program yang diamanatkan Presiden Prabowo kepada kami itu benar-benar berjalan baik di masyarakat,” kata Andra Soni.
5,1 Juta Warga Sudah Diperiksa
Upaya memastikan program berjalan di lapangan datang di tengah capaian CKG Banten yang terus meningkat. Hingga saat ini, sebanyak 5,1 juta warga Banten telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dari target 5,9 juta orang. Capaian tersebut menempatkan Banten dalam tiga besar nasional dalam pelaksanaan CKG.
Bagi Andra Soni, capaian tersebut menjadi modal penting, tetapi pekerjaan belum selesai. Pemerintah Provinsi Banten masih harus memastikan masyarakat yang belum mendapatkan layanan dapat segera terjangkau.
Ia optimistis target 5,9 juta warga dapat dilampaui melalui kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta tenaga kesehatan dari fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta.
“Kita akan terus maksimalkan, karena ini adalah upaya kolaborasi antara kabupaten dan kota dan tenaga kesehatan, baik di swasta maupun pemerintah. Kita gotong royong,” ujarnya.
CKG Bukan Sekadar Pemeriksaan
Di balik angka jutaan warga yang telah diperiksa, terdapat persoalan kesehatan yang berhasil ditemukan lebih awal. Dalam pemantauannya, Andra Soni menemukan sejumlah penyakit yang cukup banyak terdeteksi melalui pemeriksaan CKG, antara lain hipertensi dan diabetes.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa CKG memiliki fungsi penting sebagai pintu masuk deteksi dini. Masyarakat tidak hanya memperoleh pemeriksaan, tetapi juga berkesempatan mengetahui kondisi kesehatannya sebelum penyakit berkembang lebih serius.
“Karena dengan ditemukan penyakitnya, nakes kita siap memberikan bantuan dalam rangka pengobatan,” ujar Andra Soni.
Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut dan tidak ragu memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Menurutnya, semakin cepat sebuah penyakit diketahui, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kota Tangerang Hampir Tembus 100 Persen
Kota Tangerang menjadi salah satu wilayah yang memberikan kontribusi besar terhadap capaian CKG Banten. Pelaksanaan program di Kota Tangerang telah mencapai sekitar 98 persen dari target. Capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai fasilitas dan tenaga kesehatan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi perhatian Andra Soni yang terus turun langsung memantau pelaksanaan program kesehatan.
“Kami senang sekali Bapak Gubernur terus turun ke lapangan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam layanan kesehatan,” kata Sachrudin.
Menurutnya, dukungan pemerintah provinsi menjadi bagian penting dalam memastikan program kesehatan dapat berjalan secara optimal di tingkat daerah.
Jangkauan Diperluas hingga Komunitas
Pemerintah Provinsi Banten tidak hanya mengandalkan puskesmas untuk menjalankan CKG. Program tersebut juga diperluas melalui lembaga pendidikan mulai tingkat SD hingga SMA atau sederajat.
Layanan telemedicine mobile turut digunakan untuk menjangkau masyarakat di desa-desa serta komunitas khusus, termasuk masyarakat Badui.
Pemeriksaan mencakup sejumlah aspek kesehatan, mulai dari pengukuran fisik dan status gizi, tekanan darah, hingga pemeriksaan laboratorium seperti gula darah dan rontgen.
Pola layanan tersebut dirancang agar CKG dapat menjangkau masyarakat seluas mungkin sekaligus menghasilkan informasi kesehatan yang dapat menjadi dasar untuk tindak lanjut.
Bagi Andra Soni, keberhasilan CKG bukan sekadar bagaimana Banten mampu mencapai angka jutaan peserta. Lebih penting, setiap pemeriksaan harus membuka jalan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya dan mendapatkan penanganan yang dibutuhkan.
Karena itu, ia terus mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah dan tenaga kesehatan memperkuat kolaborasi hingga target CKG tercapai. Dengan capaian 5,1 juta warga dan posisi Banten di tiga besar nasional, Pemerintah Provinsi Banten kini membidik penyelesaian target 5,9 juta warga.
Namun, di balik target tersebut, pesan Andra Soni tetap sama: program kesehatan harus sampai kepada masyarakat, menemukan persoalan kesehatan lebih dini, dan memberikan manfaat nyata bukan sekadar mengejar angka capaian.
