Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena. Dok: Istimewa.
Jakarta – Sebanyak 756 anggota Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) berangkat membawa nama daerah ke Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jawa Barat. Di balik keberangkatan tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menitipkan pesan agar para peserta tidak hanya tampil sebagai kontingen, tetapi juga menjadi duta budaya Flobamora di tingkat nasional.
Pesan itu disampaikan Melki saat melepas kontingen Pramuka NTT menuju Jamnas XII, Kamis (6/8/2026). Menurut Melki, keikutsertaan ratusan Pramuka NTT dalam ajang nasional tersebut merupakan kesempatan untuk memperkenalkan wajah NTT kepada generasi muda dari berbagai penjuru Indonesia.
Karena itu, setiap peserta diminta membawa karakter dan identitas daerah dalam setiap aktivitas selama mengikuti Jamnas.
“Saya harap momen ini bawa nama baik daerah sekaligus menunjukkan karakter dan kekayaan budaya Flobamora di tingkat nasional,” pesan Melki.
Bukan Sekadar Perkemahan
Melki menilai Jamnas XII bukan sekadar agenda perkemahan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan nasionalisme, serta tempat bagi para anggota Pramuka untuk membangun persahabatan dengan generasi muda dari berbagai daerah.
“Jamnas ini merupakan ruang belajar sekaligus tempat membangun persahabatan, mengasah keterampilan serta memperkuat rasa cinta kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
Karena itu, Melki meminta para peserta memanfaatkan setiap kesempatan selama berada di Jamnas untuk belajar dan membangun relasi. Pertemuan dengan Pramuka dari berbagai provinsi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan NTT secara langsung.
Bagi Melki, kehadiran 756 Pramuka NTT di Jamnas merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan daerah melalui generasi mudanya.
Ia mendorong kontingen NTT untuk menampilkan seni, budaya dan kearifan lokal sehingga semakin dikenal di tingkat nasional.
“Saya juga minta agar kontingen NTT manfaatkan kesempatan untuk memperkenalkan seni, budaya dan kearifan lokal NTT sehingga semakin dikenal di tingkat nasional,” ujarnya.
Jaga Karakter, Bawa Nama Baik NTT
Selain budaya, Melki menekankan pentingnya menjaga karakter selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia meminta para peserta menunjukkan sikap yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat NTT.
Keramahan, kesantunan, keberanian dan sikap menghargai keberagaman harus tercermin dalam perilaku setiap anggota kontingen.
Pesan tersebut menjadi penting karena para peserta akan berinteraksi dengan ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah. Setiap sikap dan tindakan mereka akan menjadi bagian dari wajah NTT yang dilihat oleh peserta lainnya.
Melki juga mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama berada di lokasi perkemahan. Kesiapan fisik dan mental diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik.
Ia meminta peserta mematuhi arahan para pembina dan menjaga disiplin selama mengikuti kegiatan.
Pembina Diminta Pastikan Peserta Terjaga
Perhatian juga diberikan kepada ketua kontingen dan para pembina. Melki menitipkan seluruh peserta agar mendapat pendampingan secara maksimal selama mengikuti Jamnas hingga kembali ke NTT.
Pendampingan tersebut mencakup aspek teknis kegiatan, kesehatan, maupun keamanan peserta.
“Bagi ketua kontingen dan para pembina, saya titip seluruh peserta agar mendapat pendampingan maksimal, baik dari sisi teknis kegiatan maupun aspek kesehatan dan keamanan selama mengikuti kegiatan hingga kembali ke NTT,” pesannya.
Melalui keberangkatan 756 anggota Pramuka tersebut, Melki berharap NTT tidak hanya hadir sebagai peserta dalam Jamnas XII, tetapi juga meninggalkan kesan positif melalui karakter generasi mudanya.
Dari Cibubur, mereka membawa nama NTT, memperkenalkan budaya Flobamora, sekaligus menunjukkan semangat generasi muda daerah yang bangga terhadap identitasnya dan tetap menjunjung persatuan Indonesia.
