Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Seto Apriyadi (kanan) menerima kunjungan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa Aksara Alif Raja (kiri). Dok: Kantah Tangsel.
Jakarta – Inovasi Sigap NIB NOP yang dikembangkan Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan semakin mendapat perhatian di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Terbaru, Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan kerja untuk mempelajari secara langsung inovasi tersebut sebagai referensi dalam pengembangan pelayanan pertanahan di daerahnya.
Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa, Aksara Alif Raja, bersama jajarannya. Rombongan diterima oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi, didampingi para pejabat struktural.
Seto Apriyadi menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai studi tiru menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya inovasi di lingkungan ATR/BPN. Menurutnya, kemajuan pelayanan publik akan lebih cepat terwujud apabila setiap satuan kerja saling berbagi pengalaman, mengadopsi praktik-praktik terbaik, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
“Setiap inovasi yang kami kembangkan lahir dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketika inovasi tersebut dapat menjadi referensi bagi kantor pertanahan lain, tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan terobosan yang lebih baik,” ujar Seto.
Dalam kesempatan itu, jajaran Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan memaparkan konsep, mekanisme kerja, hingga implementasi Sigap NIB NOP, sebuah inovasi yang dirancang untuk meningkatkan sinkronisasi data pertanahan sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien.
Tidak hanya memaparkan aspek teknis, tim Kantah Tangsel juga berbagi pengalaman mengenai tahapan pengembangan inovasi, strategi implementasi, hingga tantangan yang dihadapi selama penerapannya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertukaran gagasan yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa dalam mengembangkan inovasi pelayanan sesuai kebutuhan wilayahnya.
Seto menegaskan bahwa kolaborasi antarsatuan kerja merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung transformasi layanan pertanahan yang tengah didorong Kementerian ATR/BPN.
Melalui forum seperti ini, setiap kantor pertanahan tidak hanya saling belajar, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa, Aksara Alif Raja, mengapresiasi keterbukaan Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan dalam membagikan pengalaman dan praktik terbaik. Menurutnya, inovasi Sigap NIB NOP memberikan banyak pembelajaran yang dapat menjadi referensi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan pertanahan di Kabupaten Gowa.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti bahwa budaya berbagi praktik baik terus berkembang di lingkungan ATR/BPN. Dengan saling mengadopsi inovasi yang telah terbukti memberikan manfaat, diharapkan kualitas pelayanan pertanahan di berbagai daerah semakin merata, sekaligus mempercepat terwujudnya pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
