Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., melaporkan kondisi terkini penanganan bencana nasional kepada Presiden Prabowo Subianto. Dok: Istimewa.
Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., melaporkan kondisi terkini penanganan bencana nasional kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Dalam rapat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo tersebut, Suharyanto memaparkan perkembangan terbaru penanganan bencana di berbagai daerah, sekaligus menyampaikan proyeksi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan akan memberikan tantangan terhadap kondisi hidrometeorologi di Indonesia sepanjang 2026.
Rapat terbatas itu juga membahas langkah-langkah strategis pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana serta memperkuat sistem mitigasi nasional di tengah meningkatnya risiko akibat perubahan iklim global.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh kementerian dan lembaga dalam menghadapi potensi El Nino yang diprediksi cukup kuat. Kepala Negara menginstruksikan agar berbagai langkah antisipasi dilakukan sejak dini dengan memanfaatkan teknologi sebagai pendukung utama sistem mitigasi dan peringatan dini.
Arahan tersebut menjadi landasan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif ketika terjadi keadaan darurat.
Menindaklanjuti arahan Presiden, BNPB menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang semakin tangguh.
Selain itu, BNPB akan mengintegrasikan pemanfaatan teknologi mitigasi modern guna meningkatkan kemampuan deteksi dini, mempercepat pengambilan keputusan, dan memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai potensi ancaman bencana.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid dan dukungan teknologi yang terus dikembangkan, BNPB optimistis upaya mitigasi serta penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif.
Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan keselamatan masyarakat dan memberikan perlindungan yang cepat, tepat, serta terpadu di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.
