Jakarta – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai 55 % dari target Rp71 miliar hingga awal September 2025. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menyatakan optimisme bahwa target PAD tersebut bisa terpenuhi menjelang akhir tahun.
Bupati Frederik menegaskan bahwa sumber PAD terbesar berasal dari aktivitas ekonomi lokal dan diimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar lebih proaktif dan optimal dalam pengelolaan potensi daerah. Ia mengatakan: “Insya Allah optimistis bisa capai target PAD Rp71 miliar.”
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa prioritas pembangunan ke depan akan diarahkan pada peningkatan produksi pertanian, memperkuat infrastruktur dasar dan layanan publik, serta pengembangan sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan tuntutan untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelibatan camat, lurah, dan kepala lembang dalam memantau kegiatan adat serta potensi ekonomi tersebar ke pedesaan. Dalam pengelolaan PAD, setiap kegiatan harus dikaitkan dengan dampak nyata bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan sikap optimis dan langkah‑terukur yang diluncurkan Pemkab Toraja Utara, diharapkan wilayah ini tidak hanya meningkatkan pendapatan sendiri, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
