Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri), Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho (kanan). Dok: Istimewa.
Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Danantara tengah menyiapkan pembangunan sekitar 140 ribu unit rumah susun bersubsidi di kawasan Meikarta, Cikarang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perumahan nasional.
Rencana pembangunan tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait dalam seremoni yang diselenggarakan Danantara di kawasan Meikarta pada 8 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Maruarar menjelaskan bahwa pembangunan rumah susun bersubsidi ini akan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 30 hektare yang merupakan hibah dari Lippo Group. Pemerintah memastikan lahan tersebut telah melalui proses verifikasi sehingga tidak memiliki persoalan hukum.
โSebelumnya kami telah bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan lahan ini sudah clear and clean,โ ujar Maruarar.
Ia menambahkan bahwa selain lahan di Meikarta, pemerintah juga tengah mengkaji potensi pengembangan hunian di kawasan lain. Salah satunya di wilayah Depok dengan luas sekitar 45 hektare yang merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Maruarar berharap seluruh proses persiapan dapat berjalan lancar sehingga groundbreaking pembangunan dapat dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan pendukung agar masyarakat semakin mudah memiliki hunian. Salah satunya adalah kebijakan tenor kredit perumahan hingga 30 tahun yang saat ini sedang dipersiapkan atas arahan Presiden.
Menurut Maruarar, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memiliki rumah dengan cicilan yang lebih terjangkau dalam jangka waktu yang lebih panjang.
โDengan tenor hingga 30 tahun, masyarakat akan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses hunian yang layak,โ katanya.
Pemerintah berharap proyek pembangunan rumah susun bersubsidi ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kebutuhan hunian di kawasan perkotaan yang terus meningkat.
