Dok: Istimewa.
Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) kembali menegaskan perannya sebagai motor utama penyediaan rumah subsidi nasional setelah meraih penghargaan Garda Terdepan Realisasi Rumah Subsidi pada ajang Anugerah Forwapera 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang digelar di The Hub Sinarmas Land, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan Rakyat periode 2010–2011, Suharso Monoarfa, kepada Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma.
Apresiasi ini diberikan atas kinerja BP Tapera yang dinilai konsisten dan strategis dalam mempercepat penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dalam sambutannya, Suharso Monoarfa mengapresiasi kontribusi BP Tapera dan seluruh pelaku sektor perumahan. Ia menegaskan bahwa persoalan perumahan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
“Persoalan perumahan bukan hanya persoalan individu, tetapi tanggung jawab bersama. Karena itu, kinerja sektor perumahan harus terus ditingkatkan agar penyalurannya semakin optimal,” ujar Suharso.
BP Tapera dinilai unggul oleh dewan juri yang terdiri dari wartawan senior media properti nasional, berdasarkan sejumlah indikator kinerja utama.
Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah keberhasilan BP Tapera menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 278.868 unit rumah sepanjang 2025. Sementara itu, total akumulasi dana subsidi perumahan yang dikelola sejak 2010 hingga awal 2026 telah mencapai Rp185,87 triliun.
