Dok: Istimewa.
Jakarta – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan posisi strategis NTT sebagai beranda terdepan Indonesia saat menyambut kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kupang, Rabu (21/1/2026).
Menurut Melki, kehadiran Menhan di NTT menjadi sinyal kuat perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan pertahanan nasional di wilayah perbatasan, khususnya di provinsi yang berbatasan langsung dengan Timor Leste serta memiliki wilayah laut yang luas dan rawan tantangan keamanan.
โNTT memiliki peran vital bagi kedaulatan negara. Kunjungan Menhan ini menunjukkan komitmen negara memastikan seluruh pintu masuk NKRI di wilayah udara, darat, dan laut berada dalam kondisi siap,โ kata Melki saat menyambut kedatangan Menhan di Lanud El Tari Kupang.
Gubernur menyampaikan, dalam pertemuan bersama Menhan dan jajaran TNI, pihaknya membahas berbagai isu strategis, mulai dari kesiapan pertahanan wilayah, penguatan sinergi pusat dan daerah, hingga dukungan pembangunan di kawasan perbatasan yang bersinggungan langsung dengan aspek keamanan nasional.
Melki juga mengapresiasi kunjungan perdana Menhan Sjafrie ke NTT yang dinilainya sebagai langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia berharap perhatian pemerintah pusat tidak hanya berhenti pada aspek militer, tetapi juga berdampak pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
โKami berdiskusi banyak hal, bukan hanya soal pertahanan, tapi juga bagaimana kebijakan ke depan dapat mendorong stabilitas dan pembangunan berkelanjutan di NTT,โ ujarnya.
Selain agenda peninjauan pertahanan, Gubernur NTT turut menyoroti kehadiran Menhan dalam Kongres Uni Timor Aswain (UNTAS) sebagai bentuk penghargaan negara terhadap warga Indonesia asal Timor Timur yang telah lama berkontribusi dan menyatu dengan masyarakat NTT.
Sementara itu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian Pertahanan dan TNI selama kunjungan kerja di NTT. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung beberapa hari dengan sejumlah agenda strategis di berbagai lokasi.
