Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. Dok: Istimewa.
Jakarta – Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengumumkan bahwa realisasi investasi sepanjang kuartal III tahun 2025 mencapai sekitar Rp 491,4 triliun, mencerminkan pertumbuhan sekitar 13,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Rosan menyebut bahwa peningkatan ini terutama didorong oleh sektor hilirisasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan iklim investasi yang semakin kondusif.
Menurut Rosan, penyederhanaan perizinan, fasilitas insentif fiskal, dan upaya pemulihan ekonomi pasca‑pandemi menjadi faktor utama keberhasilan.
Namun Rosan juga menekankan bahwa investasi yang masuk harus dapat diserap dengan baik oleh industri nasional dan memberikan dampak nyata bagi penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya saing produk dalam negeri.
