Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan), Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kiri). Dok: Istimewa.
Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian PKP dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperkuat rantai pasok perumahan nasional.
Baca juga: Optimalkan Jalur Darat, BNPB Kembali Kirim 14,78 Ton Bantuan Logistik
Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki posisi strategis dalam pembangunan hunian rakyat, mulai dari penyediaan material hingga layanan konstruksi di berbagai daerah.
“Selama kualitas UMKM baik, kita akan sinergikan dengan Kementerian PKP. Kita ingin UMKM menjadi bagian penting dari ekosistem perumahan,” ujar Ara dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Ara menambahkan, kompetisi sehat antar-pelaku UMKM akan berdampak positif terhadap kualitas pembangunan rumah subsidi maupun rumah umum. Menurutnya, semakin terbuka peluang bagi UMKM, semakin besar pula manfaat yang diterima masyarakat sebagai penerima manfaat akhir.
“Saya melihat ekosistem UMKM perumahan ini kompetitifnya kuat. Dengan adanya kompetisi yang sehat dan pengembang yang mau memberi kesempatan, rakyat yang paling diuntungkan,” ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan Ara dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman yang membahas penguatan peran UMKM dalam pembangunan perumahan nasional.
Baca juga: Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru 01, BGN Turun Tangan Lakukan Penanganan Penuh
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa pihaknya akan mulai melakukan pemetaan UMKM sektor perumahan berbasis wilayah. Tahap awal dilakukan di Serang, Bogor, serta Semarang-Kendal yang dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi produksi bahan bangunan maupun penyediaan jasa konstruksi.
“Kami membangun ekosistem rantai pasok UMKM untuk sektor perumahan. Dengan pemetaan ini, UMKM di tiap daerah dapat terhubung langsung dengan kebutuhan pengembang,” jelas Maman.
Selain itu, kedua kementerian juga membahas optimalisasi skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Skema pembiayaan ini diarahkan untuk membuka ruang lebih luas bagi UMKM agar terlibat dalam penyediaan material, layanan konstruksi, hingga kebutuhan pendukung pembangunan hunian.
Baca juga: HUT HBT ke-75, Wamen Viva Yoga Ajak Kenang Pengorbanan Pionir Transmigrasi
Kementerian PKP menyatakan optimistis bahwa sinergi bersama Kementerian UMKM akan mempercepat tumbuhnya UMKM unggul di sektor perumahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembangunan perumahan rakyat yang layak, terjangkau, dan berkualitas.
