Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) Maruarar Sirait. Dok: Istimewa.
Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi atas capaian luar biasa dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) tahun ini.
Kabupaten Bekasi tercatat sebagai kabupaten/kota dengan penyaluran FLPP terbanyak secara nasional, mencapai 11.466 unit, sementara Jawa Barat menjadi provinsi penyalur FLPP terbesar di Indonesia dengan total 50.400 unit.
Baca juga: Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi di Indonesia–Africa CEO Forum 2025
Prestasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi. Penyaluran FLPP yang tinggi menunjukkan komitmen kuat dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Ini capaian yang patut dibanggakan,” ujar Maruarar.
Pada acara sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan Rumah Subsidi di Bekasi, Maruarar menekankan pentingnya penguatan ekosistem perumahan.
Baca juga: Mess Patriot Jadi Strategi Cetak SDM Unggul Transmigrasi
KUR Perumahan mendukung pelaku usaha UMKM, toko bangunan, developer, dan kontraktor melalui pinjaman dengan bunga bersubsidi 5 persen, sehingga sektor pendukung rumah subsidi dapat berkembang dan target nasional tercapai.
Menteri PKP menambahkan, keberhasilan Bekasi dan Jawa Barat menjadi dorongan penting bagi pencapaian Program 3 Juta Rumah.
“Daerah yang mampu menyalurkan FLPP dalam jumlah besar adalah motor penting bagi target 3 juta rumah. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat,” tegasnya.
