Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M. Dok: Istimewa.
Jakarta – Sebanyak 133 kepala keluarga (KK) warga Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, kini menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pemindahan warga ke huntara tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana banjir yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025 lalu.
Kepala BNPB, Suharyanto, meninjau langsung lokasi huntara di Desa Rigeb pada Rabu (11/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan bahan pokok serta kebutuhan nonpangan bagi warga yang baru menempati hunian sementara.
Menurut Suharyanto, bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa awal tinggal di huntara sebelum bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat disalurkan.
โKeluarga yang menempati huntara akan diberikan bantuan oleh BNPB berupa perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,โ ujar Suharyanto.
Ia berharap keberadaan hunian sementara ini dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang sebelumnya tinggal di tenda pengungsian.
โSemoga warga bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di tempat yang lebih layak,โ katanya.
Huntara yang dibangun BNPB berbentuk blok hunian komunal yang dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti pasokan air, listrik, serta kamar mandi dan toilet.
Konsep hunian komunal dipilih karena keterbatasan lahan di wilayah tersebut, sementara sebagian besar warga kehilangan tempat tinggal akibat banjir.
