Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengunjungi lokasi terdampak bencana di Provinsi Aceh. Dok: Istimewa.
Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung percepatan penanganan pascabencana banjir dan longsor (bansor) di Provinsi Aceh, Rabu (21/1).
Kunjungan kerja ini dipimpin Kepala BNPB sebagai bentuk pendampingan aktif pemerintah pusat terhadap daerah terdampak bencana. Mendagri hadir untuk memastikan pemerintah daerah dapat bergerak cepat dan solid dalam menjalankan setiap tahapan penanganan.
Pemantauan dilakukan di dua wilayah dengan status penanganan berbeda, yakni Kabupaten Pidie Jaya yang masih berada pada fase tanggap darurat dan Kabupaten Bireuen yang telah memasuki fase transisi darurat ke pemulihan.
Kepala BNPB menegaskan bahwa penanganan harus disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan riil masyarakat agar bantuan dan intervensi yang dilakukan tepat sasaran.
“Karena itu kami turun langsung untuk melihat dan memastikan setiap langkah benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak,” ujar Suharyanto.
Mendagri dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan, khususnya dalam penguatan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi sumber daya di daerah.
