Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto. Dok: Istimewa.
Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal.
Pada Rabu (25/2), ia turun langsung menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada 30 kepala keluarga (KK) penghuni hunian sementara (huntara) Pulo Tiga, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Kehadiran Suharyanto di lokasi huntara bukan sekadar agenda seremonial. Ia secara langsung menyapa warga, berdialog, serta memastikan kebutuhan dasar para penyintas banjir benar-benar terpenuhi. Bantuan yang disalurkan terdiri dari delapan jenis bahan pokok, yakni minyak goreng, susu, mi instan, gula, lauk kaleng, biskuit, serta beras.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga yang telah menempati huntara selama satu minggu terakhir. Selain bahan pokok, Kepala BNPB juga memberikan bingkisan khusus kepada anak-anak penghuni huntara sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi psikososial mereka pascabencana.
Para penghuni huntara merupakan warga Dusun Tempel, Kecamatan Tamiang Hulu, yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kerusakan parah membuat mereka belum dapat kembali ke rumah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Suharyanto menegaskan bahwa BNPB tidak hanya fokus pada pembangunan fisik huntara, tetapi juga memastikan keberlanjutan dukungan logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar warga hingga masa transisi menuju hunian tetap.
