Direktur Utama PT Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis. Dok: Istimewa.
Jakarta – PT Geo Dipa Energi (Persero) menggelar sosialisasi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 sebagai bagian dari percepatan pengembangan energi baru terbarukan nasional. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Semarang, Selasa (10/2/2026).
Sosialisasi tersebut mendapat dukungan lintas sektor, antara lain dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Hadir dalam kegiatan itu Asisten Intelijen Kejati Jateng Edy Winarko, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, serta Bupati Banjarnegara Amalia Desiana.
Asisten Intelijen Kejati Jateng Edy Winarko menegaskan bahwa pembangunan PLTP Dieng Unit 2 merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung agenda transisi menuju energi bersih. Sebagai Proyek Strategis Nasional, proyek ini tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memiliki dimensi tata kelola, hukum, sosial, dan lingkungan yang kompleks.
“Pelaksanaannya memerlukan koordinasi lintas sektor, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengendalian risiko yang komprehensif dan terukur,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan pembangunan yang dilakukan Kejati Jateng bersifat preventif dan kolaboratif. Keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari selesainya konstruksi fisik, tetapi juga dari terbangunnya kepastian hukum, stabilitas sosial, dan kepercayaan publik.
Direktur Utama Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis, menjelaskan bahwa perusahaan sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan memiliki mandat mendukung kebijakan fiskal pemerintah, termasuk dalam pengembangan energi hijau.
Menurutnya, Dataran Tinggi Dieng memiliki nilai strategis sebagai sumber energi ramah lingkungan yang berpotensi memperkuat pasokan listrik nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pengembangan PLTP Dieng Unit 2 akan membuka peluang green jobs dan mendorong tumbuhnya industri berbasis energi bersih di Jawa Tengah,” jelas Yudistian.
Dukungan juga disampaikan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang menilai proyek tersebut akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama melalui pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah proyek. Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.
Sementara itu, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyebut potensi panas bumi di Dataran Tinggi Dieng tidak hanya untuk pembangkit listrik, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai wisata edukasi energi panas bumi guna meningkatkan literasi masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, Geo Dipa Energi menegaskan komitmennya membangun proyek PLTP Dieng Unit 2 secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan proyek strategis tersebut dalam mendukung ketahanan energi dan transisi energi bersih Indonesia.
