Jakarta – Pemerintah menargetkan pengembangan desa wisata kuliner sebagai strategi untuk meningkatkan daya tarik pariwisata nasional. Konsep wisata gastronomi kini menjadi tren global, di mana wisatawan datang untuk menikmati pemandangan sekaligus mencicipi kekayaan rasa nusantara langsung dari sumbernya.
Lebih dari enam ribu desa wisata berpotensi dikembangkan menjadi destinasi kuliner unggulan. Program pendampingan termasuk pelatihan standar higienitas, pengemasan produk, sertifikasi industri rumah tangga, dan pemasaran digital. Semua ini bertujuan agar produk kuliner desa dapat bersaing di pasar wisata global.
Wisata berbasis kuliner tidak hanya menciptakan pengalaman unik bagi pengunjung, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Sinergi antara budaya, pariwisata, dan kuliner diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas kuliner Indonesia ke dunia.
