Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad di kediaman pribadinya di Hambalang. Dok: Istimewa.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam sebuah pertemuan tertutup di Istana Negara.
Pertemuan itu membahas sejumlah agenda strategis nasional, mulai dari reforma agraria hingga persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Baca juga: KTT G20 Afrika Selatan, Wapres Tekankan Inklusivitas Global dan Ketahanan Pangan
Melalui keterangan resminya, Staf Khusus Presiden, Teddy, menjelaskan bahwa Dasco menyerahkan berbagai dokumen dan laporan tertulis dari daerah kepada Presiden.
Laporan tersebut mencakup dinamika terbaru yang disampaikan oleh kepala daerah, masyarakat, hingga para pemangku kepentingan.
“Dalam pertemuan tersebut, Prof. Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sejumlah surat serta laporan tertulis dari berbagai daerah,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo langsung menelaah laporan-laporan tersebut dan melakukan diskusi mendalam bersama Dasco.
Fokus pembahasan mencakup perkembangan persoalan hukum di berbagai wilayah, termasuk isu-isu yang memiliki dampak langsung terhadap stabilitas nasional dan pelayanan publik.
“Presiden Prabowo kemudian berdiskusi mengenai perkembangan berbagai persoalan hukum yang tengah terjadi di Tanah Air,” kata Teddy.
Selain persoalan hukum, pertemuan itu juga membahas program prioritas pemerintah seperti reforma agraria dan persiapan layanan Haji 2026.
Pemerintah disebut memberi perhatian khusus untuk memastikan pelayanan haji berjalan lebih efisien, aman, dan berkeadilan bagi seluruh jemaah Indonesia.
Baca juga: Mendagri dan Menhub Matangkan Persiapan Nataru 2025-2026
Teddy menambahkan bahwa komunikasi antara Presiden dan pimpinan DPR RI merupakan bagian dari mekanisme check and balance yang penting.
Pertemuan ini menjadi momentum penyampaian masukan dari legislatif dan daerah secara langsung kepada pemerintah pusat, terutama terkait isu-isu yang memiliki pengaruh luas terhadap masyarakat.
“Pertemuan keduanya juga merupakan bentuk komunikasi pemerintah dengan lembaga legislatif, sekaligus menerima masukan langsung dari para pemangku kepentingan,” tuturnya.
Pertemuan Prabowo dan Dasco menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keterbukaan serta memperkuat koordinasi dalam menangani isu-isu strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah.
