Tokoh masyarakat H. M. Amir Uskara menerima silaturahmi Kapolresta Gowa Kombes Pol. Muh. Yusuf Usman bersama jajaran PJU Polresta Gowa di kediamannya. Dok: Istimewa.
Jakarta – Menjaga keamanan dan ketertiban daerah membutuhkan lebih dari sekadar penegakan hukum. Komunikasi yang kuat antara aparat kepolisian dan tokoh masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam merawat persatuan serta menghadapi berbagai dinamika sosial.
Semangat tersebut terlihat saat Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Gowa menyambangi kediaman tokoh masyarakat Gowa, H. M. Amir Uskara, di Komplek Cemara, Jalan Pallantikang, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (6/8/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi itu menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Gowa.
Amir Uskara menyambut baik kunjungan Kapolresta Gowa beserta jajaran. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk bertukar pandangan mengenai dinamika sosial kemasyarakatan, pentingnya menjaga persatuan, serta memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Bagi Gowa, keberadaan tokoh masyarakat yang memiliki pengalaman luas di ruang publik menjadi modal sosial dalam menjaga komunikasi tetap terbuka.
Amir Uskara sendiri merupakan tokoh masyarakat yang pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPR RI. Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Komisaris Mandiri Sekuritas.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari kontribusinya dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dalam konteks keamanan daerah, komunikasi semacam ini dinilai penting. Kepolisian tidak hanya dituntut mampu bertindak ketika terjadi persoalan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Karena itu, silaturahmi Kapolresta Gowa dengan Amir Uskara tidak berhenti pada agenda seremonial. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan dan memperkuat jembatan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
Bagi Polresta Gowa, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Sinergi tersebut semakin penting di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog dan kebersamaan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Pertemuan di kediaman Amir Uskara pun membawa pesan sederhana namun penting: Gowa yang aman dan kondusif tidak dibangun oleh satu pihak saja.
Ia lahir dari kemauan untuk saling mendengar, menjaga komunikasi, dan merawat persatuan.
Dengan semakin eratnya hubungan antara kepolisian dan tokoh masyarakat, sinergi tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk menjaga Gowa tetap aman, damai, dan harmonis.
